Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, namun masih banyak pulau kecil yang menghadapi tantangan dalam akses transportasi. Salah satunya adalah Pulau Makalehi, sebuah pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.
Melalui penelitian berjudul “Demand Analysis of Sea Transportation in North Sulawesi”, para peneliti berupaya mengungkap potensi kebutuhan transportasi laut masyarakat sebagai dasar dalam merancang pembangunan pelabuhan dan layanan penyeberangan yang lebih efektif. Penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Science and Applied Engineering (JSAE) Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025.
Mengapa Penelitian Ini Penting?
Transportasi laut bukan hanya menjadi sarana mobilitas masyarakat, tetapi juga penopang aktivitas ekonomi, perdagangan, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi logistik di wilayah kepulauan.
Sayangnya, kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi sering kali menghambat kapal untuk bersandar di Pulau Makalehi. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu dan potensi ekonomi daerah belum dapat berkembang secara optimal.
Melalui pendekatan ilmiah berbasis survei lapangan dan analisis permintaan transportasi, penelitian ini memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan transportasi yang sesungguhnya di wilayah tersebut.
Apa yang Ditemukan?
Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi kebutuhan transportasi laut jauh lebih besar dibandingkan data operasional yang selama ini tercatat. Beberapa temuan penting antara lain:
- Potensi perjalanan penumpang diperkirakan mencapai 26.130 perjalanan setiap tahun.
- Potensi angkutan barang mencapai sekitar 423 ton per tahun.
- Pegawai memiliki intensitas perjalanan laut tertinggi, sementara nelayan memiliki frekuensi perjalanan paling rendah.
- Kapasitas layanan kapal yang ada diperkirakan tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan masyarakat apabila seluruh permintaan dapat terlayani.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat permintaan transportasi yang belum terpenuhi, sehingga menjadi indikator penting bagi pemerintah dalam merencanakan pembangunan infrastruktur transportasi laut.
Solusi yang Ditawarkan
Penelitian ini tidak hanya menyajikan data, tetapi juga menawarkan berbagai rekomendasi strategis, di antaranya:
- Pembangunan pelabuhan penyeberangan pada lokasi yang lebih aman dari gelombang tinggi;
- Peningkatan kapasitas kapal penyeberangan;
- Penambahan armada apabila permintaan terus meningkat;
- Penyempurnaan sistem pencatatan lalu lintas penumpang dan barang;
- Penelitian lanjutan mengenai faktor sosial yang memengaruhi perilaku perjalanan masyarakat.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarpulau sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi wilayah kepulauan Indonesia.
Manfaat Bagi Dunia Akademik dan Pemerintah
Penelitian ini dapat menjadi referensi penting bagi:
- Pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan pelabuhan.
- Kementerian Perhubungan dalam studi kelayakan transportasi laut.
- Akademisi dan peneliti yang mengembangkan kajian transportasi, perencanaan wilayah, maupun ekonomi maritim.
- Mahasiswa sebagai referensi penelitian mengenai analisis permintaan transportasi (transport demand analysis), perencanaan pelabuhan, dan pembangunan wilayah kepulauan.
Selain memberikan kontribusi ilmiah, penelitian ini juga memperlihatkan bagaimana analisis data dapat digunakan untuk menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam pembangunan transportasi nasional.
Referensi
Sumber Penelitian
Muhammad Fatkhurrozi, Achmad Suraji, Asep Irwan, Muhammad Gelfi, dan Firdaus.
Demand Analysis of Sea Transportation in North Sulawesi
Journal of Science and Applied Engineering (JSAE), Vol. 8, No. 1 (2025)
DOI: https://doi.org/10.31328/jsae.v8i1.7005
Artikel ini merupakan ringkasan ilmiah yang disusun berdasarkan publikasi resmi penulis untuk tujuan edukasi, diseminasi hasil penelitian, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi ilmiah. Seluruh hak cipta dan hak kekayaan intelektual atas artikel ilmiah tetap menjadi milik penulis dan penerbit sesuai ketentuan yang berlaku. Featured image bersifat ilustratif dan tidak merepresentasikan dokumentasi asli.



